MEmberikan DunIA yang INdah Sebagai Penyemangat hIdup dalam berkReASI.

NETWORK SERVICE DAN ARSITEKTUR KOMUNIKASI DATA

Sekilas Info | 20.50 | 0 komentar
Pengertian Network
Jaringan (network) adalah kumpulan dua atau lebih sistem komputer yang terhubung yang mana terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya seperti: kabel, switch, HUB, router, dll yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama.
Tujuan dari jaringan komputer adalah :
v  Membagi fungsi sumber daya seperti berbagi pemakaian printer, CPU, RAM, Harddisk
v  Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
v  Akses informasi: contohnya web browsing
 
A.  Kriteria Network
Berdasarkan skala :
Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet.
Berdasarkan fungsi :
Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server.
Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan.
Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
v    Topologi bus
v    Topologi bintang/star
v    Topologi cincin/token ring
v    Topologi mesh
v    Topologi pohon
v    Topologi linier

Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu
Berdasarkan media transmisi data
Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
Jaringan Nirkabel(WI-FI)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
Jenis Network Service
Terdapat empat jenis network service, yaitu: User Management, Email, Printing, dan System Administration.
Ø  User Management terdiri dari berbagai macam layanan, dari pembuatan user name dan password sampai dengan alokasi hak rights, privileges, dan access. Sebagai contoh, jika terdapat seorang karyawan baru, maka network administrator perlu membuatkan sebuah akun baru (dengan hak akses yang telah ditentukan) untuk dapat mengakses jaringan.
Ø  Email merupakan salah satu tipe network service yang mungkin telah seringkali Anda gunakan. Dengan menggunakan layanan email, Anda dapat berkomunikasi – berkirim pesan dengan pengguna jaringan lainnya secara mudah.
Ø  Shared Printing akan memungkinkan Anda untuk berbagi penggunaan printer pada jaringan, sehingga semua pengguna jaringan memiliki akses pada printer yang sama.
Ø  System Administration, adalah kemampuan untuk mengontrol semua workstation dari sebuah lokasi pusat. Tanggung jawab system administration dipegang oleh seseorang yang memiliki predikat sebagai network administrator.


Pengertian Komunikasi Data
Komunikasi Data merupakan proses pengiriman informasi diantara dua titik menggunakan kode biner melewati saluran transmisi dan perangkat. Bisa antara komputer dan komputer, komputer dengan terminal, peralatan, atau peratalan dengan peralatan komputer.
Ex : client keclient, client keserver, sinyaltelpon, SMS, Radio, Televisi
Elemen Komunikasi Data
Elemen utama komunikasi data :
*Sumber/ source
Ex : telpon dan pc
*Transmitter
Ex : modem merubah sinyal digital ke analog
*System transmisi
Jalur transmisi yang menghubungkan sumber dan tujuan
*Receiver
Ex : modem merubahsinyalanalog kedigital
a. Tujuan Komunikasi Data
Destination (tujuan) komunkasi data :
ü   Data Sharing
ü   Program Sharing
ü   Device Sharing
ü   Hubungan dengan sistem yang berbeda
ü   Paperless

b. Metode Komunikasi Data
Metode Komunikasi data :
q   Point to Point (P 2 P)
Ex: Peer to peer (NAPSTER, KAZZA, iMesh,…)
q   Point to Multipoint (P 2 M)
Ex: Client server





Arsitektur Komunikasi Data
Arsitektur komunikasi komputer adalah merupakan suatu penetapan terhadap elemen-elemen, fungsi-fungsi dari setiap elemen dan hubungan antar elemen yang dibutuhkan untuk melakukan komunikasi data. Elemen dalam suatu arsitektur komunikasi data dapat dilakukan pertukaran atau perbaikan tetapi tanpa harus menukar elemen-elemen yang lain.
- Protocol
Protocol yaitu kumpulan aturan / prosedur yang mengendalikan pengoperasian unit-unit fungsional untuk melakukan hubungan komunikasi.
- Osi layer
Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggung jawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.
- Layer OSI 7
Presentation Layer           
Session Layer
Transport Layer                 
Network Layer
Data Link Layer
Physical Layer
Application layer

Transfer Data OSI






System Network Architecture (SNA)
SNA adalah arsitektur rangkaian International Business Mechine (IBM) yang diperkenalkan pada tahun 1974, dan sudah diterapkan dengan baik tetapi baru berupa prototype atau 'proprietary'. SNA juga dibagi kedalam tujuh lapisan tetapi jumlah fungsi setiap lapisan tidak sama dengan OSI.
Protocol Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP/IP)
IP Address adalah alamat yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP terdiri atas 32 bit angka biner yang biasanya dituliskan dengan angka desimal yang dipisahkan oleh titik.
Contoh : 192.168.10.1
Lapisan Protocol TCP/IP
TCP/IP memiliki 4 lapisan protocol (layer), masing-masing berupa :
1. Data link & physical layer
2. Protocol internet
3. Protocol TCP & UDP
4. Protocol Aplikasi




System Network Architecture (SNA)
SNA adalah arsitektur rangkaian International Business Mechine (IBM) yang diperkenalkan pada tahun 1974, dan sudah diterapkan dengan baik tetapi baru berupa prototype atau 'proprietary'. SNA juga dibagi kedalam tujuh lapisan tetapi jumlah fungsi setiap lapisan tidak sama dengan OSI.
Protocol Transmission Control Protocol / Internet Protocol (TCP/IP)
IP Address adalah alamat yang diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP terdiri atas 32 bit angka biner yang biasanya dituliskan dengan angka desimal yang dipisahkan oleh titik.
Contoh : 192.168.10.1
Lapisan Protocol TCP/IP
TCP/IP memiliki 4 lapisan protocol (layer), masing-masing berupa :
1. Data link & physical layer
2. Protocol internet
3. Protocol TCP & UDP
4. Protocol Aplikasi

Network Operating sistem dan Topologi Jaringan

Sekilas Info | 22.36 | 0 komentar


1.      NETWORK OPERATING SISTEM

Seperti halnya OS yang bertugas mengendalikan kerja komputer, NOS bertugas mengontrol dan mengendalikan jaringan. Biasanya NOS diinstal pada komputer server, tetapi adakalanya juga diinstal pada komputer client. Jika komputer kita nyalakan, OS masuk kedalam komputer dan menyalakannya, baru kemudian NOS masuk. Sejumlah OS seperti Windows NT sudah termasuk NOS dan memang dirancang untuk keperluan network, sehingga tidak perlu menginstal NOS lagi.
Ciri dari NOS biasanya memiliki feature-feature antara lain:
  • Tampilan pengendali yang menarik dan mudah dengan GUI.
  • Memiliki metoda penyimpanan data jaringan yang baik.
Beberapa tugas umum NOS adalah:
  • Administrasi: yaitu menambah, mengurangi dan mengelola user serta menyiapkan backup data.
  • Manajemen file: mengalokasikan dan mentransfer file kepada client yang membutuhkan.
Untuk NOS sejak dulu telah ada beberapa diantaranya:

2.      TIPE JARINGAN
Tipe jaringan terkait erat dengan sistem operasi jaringan. Ada dua tipe jaringan yaitu client-server dan tipe jaringan peer to peer.

Jaringan Client-Server
Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakanfasilitas yang disediakan oleh server. Server di jaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai penyedia fasilitas untuk workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.

Keunggulan:
         Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain seperti sebagai workstation.
         Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat sebuahkomputer yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.

Kelemahan:
         Biaya operasional relatif lebih mahal.
         Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan Iebih untuk ditugaskan sebagai server.
JaringanPeerToPeer
Bila ditinjau dari peran server di  kedua tipe jaringan ml, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.

Keunggulan:
         Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakal fasilitas yangdimilikinya seperti: harddisk, disk drive, fax/modem, printer.
         Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.

Kelemahan:
         Pencarian solusi masalah jaringan relatif Iebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
         Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer di samping harus mengelola pemakian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendini.


3.    TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu nodelink, dan station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 6 kategori utama seperti di bawah ini.

1.Topologi bintang
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
Kelebihan
  • Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
Kekurangan
  • Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
  • Boros dalam pemakaian kabel.
  • HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat

2.Topologi cincin
Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.

Kelebihan
  • Hemat kabel
  • Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satunode yang dapat mengirimkan data
Kelemahan
  • Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan.
  • Pengembangan jaringan lebih kaku

3.Topologi bus



Topologi bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksimenjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

Ciri-ciri
  1. Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris
  2. Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer
  3. Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer
Keunggulan dan kelemahan
  • Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
  • Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
  • Kepadatan pada jalur lalu lintas.

4.Topologi jala
Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).

Dengan bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Meskipun demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang dapat dicatat yaitu:
  • Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
  • Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.

5.Topologi pohon
Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.
Keungguluan jaringan pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

6.Topologi runtut
Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet).
 Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer.
1.      Penyambung kabel BNC digunakan untuk menghubungkan kabel ke penyambung-T.
2.      Penyambung-T BNC digunakan untuk menghubungkan kabel ke komputer.
3.      Penyambung tabung BNC (BNC barrel connector) digunakan untuk menyambung 2 kabel BNC.
4.      Penamat BNC digunakan ntuk menandai akhir dari topologi bus.

Keuntungan dan kerugian topologi bus beruntut
  • Keuntungan, hemat kabel, tata letak kabel sederhana, mudah dikembangkan, tidak butuh kendali pusat, dan penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
  • Kerugian, deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil, kepadatan lalu lintas tinggi, keamanan data kurang terjamin, kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.

Pengkodean Data,Sinyal Analog Dan Sinyal Digital.

Sekilas Info | 22.30 | 0 komentar

Pengertian Pengkodean

Pengkodean karakter atau kadang  disebut penyandian karakter, terdiri dari kode yang memasangkan karakter berurutan dari suatu kumpulan dengan sesuatu yang lain. Seperti urutan bilangan natural, octet atau denyut elektrik.
Sehingga Pengkodean Adalah Pengambaran dari satu set sandi menjadi set sadi yang lain.
Teknik Pengkodean Yang biasa digunakan Diantaranya sebagai berikut:
1.     ASCII (American Standard Code for Information Interchange)
Dengan ciri-cirinya :
·        Merupakan sandi 7 bit
·        Terdapat 128 macam symbol yang dapat diberi sandi ini
·        Untuk transmisi asinkron terdiri dari 10 atau 11 bit, yaitu: 1 bit awal, 7 bit data, 1 bit paritas, 1 atau 2  bit akhir
2.     Sandi Baudot Code (CCITT alphabet No.2 / Telex Code)
Dengan ciri-cirinya:
·        Terdiri dari 5 bit
·        Terdapat 32 macam symbol
·        Digunakan dua sandi khusus sehingga semua abjad dan angka dapat diberi sandi yaitu:
o   LETTERS (11111)
o   FIGURES (11011)
·        Tiap karakter terdiri dari: 1 bit awal, 5 bit data dan 1 bit akhir
3.     Sandi 4 atau 8
Dengan ciri-cirinya:
·        Sandi dari IBM dengan kombinasi yang diperbolehkan adalah 4 buah “1” dan 4 buah “0”
·        Terdapat 70 karakter yang dapat diberi sandi ini
·        Transmisi asinkron membutuhkan 10 bit, yaitu: 1 bit awal, 8 bit data dan 1 bit akhir.
4.     BCD (Binary Coded Decimal)
Dengan cici-cirinya :
·        Terdiri dari 6 bit
·        Terdapat 64 kombinasi sandi
·        Transmisi asinkron membutuhkan 9 bit, yaitu: 1 bit awal, 6 bit data, 1 bit paritas dan 1 bit akhir
5.     EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code)
Dengan ciri-cirinya :
·        Sandi 8 bit untuk 256 karakter
·        Transmisi asinkron membutuhkan 11 bit, yaitu: 1 bit awal, 8 bit data, 1 bit paritas dan 1 bit akhir.  Teknik Pengkodean Data dan Modulasi
Ada empat kombinasi hubungan data dan sinyal, yaitu:
1)    Data digital, sinyal digital
Perangkat pengkodean data digital menjadi sinyal digital lebih sederhana daripada perangkat modulasi digital-to-analog. Data digital merupakan data yang memiliki deretan data yang memiliki ciri-ciri tersendiri. Salah satu contoh data digital adalah teks. Permasalahannya adalah data tersebut tidak dapat langsung ditransmisikan dalam sistem komunikasi. Data tersebut harus terlebih dahulu diubah dalam bentuk biner.
         Elemen sinyal adalah tiap pulsa dari sinyal digital. Data binary atau digital ditransmisikan dengan mengkodekan bit-bit data kedalam elemen-elemen sinyal.
Faktor kesuksesan penerima dalam mengartikan sinyal yang datang:
Ø  Ratio Signal to Noise (S/N) : peningkatan S/N akan menurunkan bit errorrate.
Ø  Kecepatan data (data rate) : peningkatan data rate akan meningkatkan bit error rate (kecepatan error pada bit)
Ø  Bandwidth : peningkatan bandwidth data meningkatkan data rate
Hubungan ketiga faktor tersebut adalah :          
ü Kecepatan data bertambah, maka kecepatan error pun bertambah, sehingga memungkinkan bit yang diterima error.
ü Kenaikan S/N mengakibatkan kecepatan error berkurang.
ü Lebar bandwidth membesar yang diperbolehkan, kecepatan data akan bertambah.
2)    Data analog, sinyal digital
Konversi data analog ke bentuk digital memungkinkan pengguna perangkat transmisi dan switching digital.Transformasi data analog ke sinyal digital, proses ini dikenal sebagai digitalisasi.
Tiga hal yang paling umum terjadi setelah proses digitalisasi adalah:
a.     Data digital dapat ditransmisikan menggunakan NRZ-L.
b.     Data digital dapat di-encode sebagai sinyal digital memakai kode NRZ-L Dengan demikian, diperlukan step tambahan
c.      Data digital dapat diubah menjadi sinyal analog, menggunakan salah satu teknik modulasi
Codec (Coder-decoder) adalah device yang digunakan untuk mengubah data analog menjadi bentuk digital untuk transmisi, yang kemudian mendapatkan kembali data analog dari data digital tersebut.
3)    Data Analog, Sinyal Analog
Alasan dasar dari proses ini adalah diperlukannya frekuensi tinggi untuk transmisi yang efektif. Untuk transmisi unguided, hal tersebut tidak mungkin untuk mentransmisi sinyal-sinyal baseband dan juga antena-antena yang diperlukan akan menjadi beberapa kilometer diameternya, modulasi mendukung frequency-division multiplexing.
Teknik Modulasi memakai data analog adalah :
                   I.            Amplitude Modulation (AM)
Modulasi ini menggunakan amplitudo sinyal analog untuk membedakan kedua keadaan sinyal digital, dimana frekuensi dan phasenya tetap, amplitudo yang berubah. AM adalah modulasi yang paling mudah, tetapi mudah juga dipengaruhi oleh keadaan media transmisinya.
                II.            Frequency Modulation (FM)
Modulasi ini menggunakan sinyal analog untuk membedakan kedua keadaan sinyal digital, dimana amplitudo dan phasenya tetap, frekuensi yang berubah. Kecepatan transmisi mencapai 1200 bit per detik. Untuk transmisi data sistem yang umum dipakai FSK.
             III.            Phase Modulation (PM)
Modulasi ini menggunakan perbedaan sudut phase sinyal analog untuk membedakan kedua keadaan sinyal digital, dimana frekuensi dan amplitudo tetap, phase yang berubah. Cara ini paling baik, tapi paling sukar, biasanya dipergunakan untuk pengiriman data dalam jumlah besar yang banyak dan kecepatan yang tinggi.
 
4)    Data Digital, Sinyal Analog
Transmisi data digital dengan menggunakan sinyal analog. Contoh umum yaitu public telephone network. Device yang dipakai yaitu modem (modulator demodulator) yang mengubah data digital ke sinyal analog (modulator) dan sebaliknya mengubah sinyal analog menjadi data digital (demodulator). 

MEDIA TRANSMISI WIRE (GUIDED)

Sekilas Info | 22.14 | 0 komentar


MEDIA TRANSMISI adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi

Di dalam komunikasi data,media transmisi terbagi atas 2 yaitu
1). Media transmisi wire (guided)
2). Media transmisi wireless (unguided)

   Jenis transmisi guided
 a). kabel coaksial kabel pengantar aliral listrik,jarak datanya tidak terlampau jauh dan ukurannya tidak terlalu besar.
 b). twisted pair .jenis UTP DAN STP.

 STANDAR PEMASANGAN KONEKTORv UTP
     1).urutan warna  pin pada standar A.
  Hijau putih
  Hijau
  Orange putih
  Biru
  Biru putih
  Orange
  Coklat putih
  Coklat
      2).urutan warna pin pada standar B
  Orange putih
  Orange
  Hijau putih
  Biru
  Biru putih
  hijau
   coklat putih
  coklat

 KABEL UTP BERTIPE CROSS DAN STRAIGHTv
     1).BERTIPE CROSS adalah apabila ujung yang satu diterapkan standar A dan yang
        diterapkan stabdar B .seperti pc dengan switch

     2).BERTIPE STRAIGHT adalah kedua ujung kabel diterapkan standar yang
        sama.seperti: pc dengan pc.

     3).FIBER OPTIK adalah kabel yang mengantarkan cahaya melalui serat kaca.

 2jenis fiber optic adalah
      1.multi mode.  Ukuran kabel 62.5 mikron dan 50 mikron.keduanya memiliki
        diameter 125.
      2.Single mode. Ukuran kabel 9 miron dan memiliki diameter 125
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MEDIA INSPIRASI - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger